Slide 1

Slide 1sample gambar
sample gambar

Slide 2

Slide 2sample gambar
sample gambar

Slide 3

Slide 3sample gambar
sample gambar

Slide 4

Slide 4sample gambar
sample gambar

Slide 5

Slide 5sample gambar
sample gambar

Slide 6

Slide 6sample gambar
sample gambar

Rabu, 29 Mei 2013

Cerita Anak SMA: Berprestasi itu Menyenangkan

Tidak ada komentar:


Berprestasi itu menyenangkan lo, ini salah satu kisah Putri, seorang anak SMA dari Surabaya yang menjadi perwakilan anak sma untuk belajar di Xieman, China. Hebat kan. Selain menjadi terkenal di dalam negeri, juga bisa jalan-jalan ke luar negeri GRATIS, dapat uang saku lagi..... layak untuk dibanggakan kan. Dan... yang terpenting adalah dengan jadi perwakilan pelajar ke negara lain, maka kita akan dapat lebih banyak pengalaman yang tidak bisa kita peroleh di dalam negeri. Bukan hanya putri lo, anak SMA yang bisa tersenyum manis atas prestasinya, ada lagi kisah anak SMA yang memiliki cerita indah karena prestasinya. Kisah anak SMA ini diawali dari kesukaannya menulis, nah, akhirnya selulusnya dari SMA, si anak SMA ini berhasil menyelesaikan novelnya yang berjudul Akatsuki yang diterbitkan oleh PT Mizan Bandung. Selain pengalaman berharga bisa berhadapan dengan banyak orang dewasa, si anak SMA ini juga bisa jalan-jalan gratis lo untuk undangan bedah buku maupun peluncuran buku di toko-toko buku, naik pesawat lagi hehehehe..... dan ternyata, karya salah satu alumni SMA di Surabaya yang menggunakan nama pena Miyazaki Ichigo ini pun dicetak ulang- dan dicetak ulang lagi karena ternyata novelnya banyak diminati para remaja.... nah lo, jadi idola kan jadinya....bukan hanya idola remaja, tapi idola para orang tua heee dan masyarakat tentunya. ternyata anak SMA pun mampu menorehkan kisah atau cerita yang menyenangkan ya... dan bagi anak SMA, torehkanlah cerita SMA yang menyenangkan melalui prestasi, karena berprestasi itu ternyata menyenangkan ya .... :)
selengkapnya [...]

Selasa, 28 Mei 2013

10 Tips Rahasia Menjadi Pelajar Berprestasi di Sekolah

Tidak ada komentar:
Untuk adik-adik pelajar, menjadi pelajar yang berprestasi di sekolah ternyata tidak sesulit apa yang dibayangkan. Banyak teman-teman kamu yang berprestasi di sekolahnya krena mereka mengetahui rahasianya untuk menjadi pelajar yang berprestasi.

Mau tahu apa rahasia para pelajar berprestasi? Ini dia rahasianya:
1. Jadilah seorang pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.
2. Mendengarkan penjelasan guru dengan baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.
3. Jangan malu untuk bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.
4. Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya.
Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!
5. Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan.
Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!
6. Cukup istirahat, makan dan bermain.
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!
7. Banyak berlatih pelajaran yang kurang disuka.
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.
8. Ikutilah kegiatan ektrakurikuler yang kamu senangi.
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.
9. Cari seorang pembimbing yang baik.
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.
10. Jangan suka mencontek teman.
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.
Lakukan dan jangan tunda lagi!, karena kamu berada di jalur pelajar berprestasi.
Semoga berhasil …. wassalam
selengkapnya [...]

Korban Doyan Jajan, Penculik Bangkrut

Tidak ada komentar:

JAKARTA  (Pos Kota) –Hampir tiga bulan berada di tangan penculik, wajah Eka Dewi Lestari tampak riang ketika kembali ke pangkuan kedua orang tuanya di rumah mereka di Kel. Kapuk, Cengkareng, Jakbar. Wanita yang menculiknya mengaku bangkrut mengurusi Eka, lantaran balita perempuan itu doyan jajan.

Eka Dewi Lestari yang masih berusia 3 tahun, yang diculik saat bermain di depan rumahnya, kini berkumpul kembali dengan kedua orangtuanya, Ade Suryana, 24, dan Ny. Arnis, 23. Bocah berkulit putih ini  tampak segar bugar. Tetap lincah, bahkan sering ‘mengomeli’ wanita penculiknya.
Bocah energik itu ditemukan anggota Buser Polsek Cengkareng di Kampung Gunungsari RT04/07 Desa Mboros, Kec, Suka Gemiwang, Kab. Indramayu, Jabar, Sabtu (20/2) malam. Pelaku penculikan, Carini alias Santi,25, dibekuk polisi di Cibitung, Bekasi.
”Mah, anting sama cincin Eka dijual sama mami Santi (penculik-red),” kata balita lincah itu  sambil menunjuk tersangka Santi,  yang tengah diperiksa di Polsek Cengkareng, Minggu (21/2).
Sesekali Eka yang dipangku ibunya, berceloteh sambil tertawa-tawa. Polisi menemukan ada bekas luka di kepala korban, diduga ia dianiaya.
Sedangkan Ade Suryana dan istrinya tak bisa menahan haru, mereka menangis dan menyatakan terima kasih kepada Kapolsek Cengkareng Kompol Hery Dian Dwiharto dan Kanit Reskrim Iptu Saeful Anwar SE yang telah menemukan putrinya kembali.
“Hanya Allah SWT yang dapat membalas semuanya,” ucap Ade Suryana yang meminta tersangka diproses sesuai hukum yang berlaku.
SENANG ANAK-ANAK
Tersangka Santi, yang mengaku sudah lama ditinggal pergi suaminya itu terpaksa menjual anting-anting balita yang diculiknya karena keluarganya sudah kewalahan mengeluarkan uang buat jajan Eka sehari-hari.
“Semula niat saya mau merawatnya karena sudah kepingin punya anak.Tetapi setiap saya gajian, uangnya malah ludes. Kalau dihitung-hitung buat merawat dia,  uang saya sudah habis  jutaan rupiah. Meskipun bangkrut, saya ikhlas kok,” ungkap wanita pegawai sebuah kafe di Cibitung dan juga pernah bekerja di warung remang-remang di Dadap, Tangerang, ini.
Santi tertarik  kepada Eka lalu membawanya pulang ke Indramayu. Ia  mengaku kepada tetangga di kampungnya bahwa anak itu dibeli dari sebuah panti asuhan seharga Rp 5 juta. Tapi para tetangganya curiga, hingga akhirnya keberadaan korban diketahui polisi.
Selanjutnya Santi ditangkap di sebuah kafe di Cibitung. ”Waktu ditangkap, Carini sedang mabuk minuman keras,” kata Kanit Reskrim Iptu Saiful Anwar yang memimpin penangkapan itu.
Apapun alasan tersangka, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Drs A Kamil Razak SH, MH,  didampingi Kompol Hery Dian Dwiharto SIK, mengatakan Santi diancam hukuman 12 tahun penjara sesuai Pasal 328 KUHP subsider  No.  83 UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun.
Kasus penculikan Eka juga menjadi  perhatian Ketua Komnas Anak, Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto. “Kami minta kepada masyarakat untuk tidak menculik  anak, sebab ancaman hukumannya sangat tinggi,” ujar Kak Seto yang datang menengok Eka di Polsek Cengkareng.
Dia juga mengimbau orangtua agar jangan lengah dalam mengawasi anak-anaknya.
DICULIK SAAT BERMAIN
Eka Dewi Lestari diculik saat bermain bersama teman-temannya di dekat rumahnya  di Pasar Darurat RT02/012 Kel. Kapuk, Cengkareng, Selasa 24 November 2009. Orangtuanya lalu melapor ke Polsek Cengkareng.
Polisi pun melakukan berbagai cara untuk menemukan Eka. “Selain kami menyebarkan foto korban, juga memberitakan di bergabai media cetak dan elektronika. Bahkan kami mengadakan tahlilan di rumah korban dengan harapan dapat ditemukan kembali,” jelas kapolres.
Selama anaknya belum ditemukan, Ade Suryana juga melakukan berbagai upaya termasuk menyebar brosur dan foto putrinya. Bahkan nyaris menjadi korban pemerasan orang tak bertanggung jawab.
Ade  juga diberhentikan sementara sampai April 2010 karena tak pernah masuk kerja sebagai pemandu di tempat pemancingan ikan di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
selengkapnya [...]

Radio Streaming

Widget By: LUPUS WEBHOST

Archive Ku

Support By :